Kamis, 03 Juni 2010

Tentang Munculnya Dajjal

| Kamis, 03 Juni 2010 |4 komentar

Ingin Langganan Artikel Menarik?
Kirim artikel ini dan dapatkan artikel-artikel menarik terbaru.

Home » Site Map » Category [ | ] » Disini
http://images.banyuwangiku.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/R1FCPgoKCmoAAE9Ke3A1/dewo-rengku.jpg?et=pMrVh11QXFepUUQJ9NvHgg&nmid=70457594
Nabi Muhammad s.a.w. bersabda:

Allah tidak pernah menurunkan ke bumi sejak penciptaan Adam hingga

tejadi hari kiamat, sebuah fitnah yang lebih besar dari fitnah Dajal. Saya

telah mengatakan suatu perkataan yang belum pernah seorangpun

mengatakannya (dari nabi) sebelumku.Dia (Dajjal) itu dari golongan

manusia, dengan (ciri-ciri): rambut keriting, mata kiri buta, diatas mata

kanannya ada alis yang tebal, dan ia mampu menyembuhkan kebutaan, dan

penyakit belang-belang,



Dajjal keluar pada saat agama mulai melemah dan ilmu pengetahuan tidak

lagi di gubris. Ia akan tinggal dan berjalan dibumi selama 40 hari. Sehari

bagaikan setahun, setahun bagaikan sebulan, dan sehari bagaikan satu jumat.

Kemudian seluruh hari-harinya seperti harimu ini.



Ia mengajak manusia untuk mengikuti lalu diikuti, dan mengajak orang-

orang lalu ia membunuh mereka. Ia menampakkan dirinya pada mereka hal

seperti itu terjadi hingga ia mendatangi Madinah.



Maka nampaklah agama Allah dan diamalkan; agama Allah diikuti dan ia

(Dajjal) suka akan hal itu. Kemudian ia berkata setelah itu, "sesungguhnya

aku seorang nabi!" lalu bergetarlah semua yang berakal dan mereka pun

pergi meninggalkannya. Lalu ia tinggal setelah itu dan berkata, "Aku adalah

Allah!" maka matanya menjadi tertutup, telinganya terpotong dan tertulis

diantara kedua matanya kafir, yang terbaca oleh segenap mukmin yang

mampu menulis dan yang tidak mampu menulis.



Dia membawa fitnah (cobaan bagi manusia) yang besar. Dia

memerintahkan langit untuk menurunkan hujannya, maka turunlah hujan itu

dan disaksikan oleh orang-orang.



Ketika Dajjal muncul, seorang lelaki dari orang-orang yang beriman

mencarinya, maka ia bertemu dengan sekelompok dajjal-dajjal (kecil), lalu

mereka bertanya kepadanya, "Apa yang kamu cari?" Dia (lelaki itu)

menjawab, "saya mencari orang yang keluar!"

lalu mereka bertanya kepadanya (kembali), "Apakah kamu tidak

mempercayai tuhan kami?" Dia menjawab: "Tuhan kami tidaklah samar."

Lalu mereka membawanya ke hadapan Dajjal (terbesar). Ketika orang

beriman itu melihatnya, dia berkata, "Wahai sekalian mamusia, inilah dajjal

yang telah disebutkan oleh Rasulullah s.a.w.



Maka Dajjal segera menyuruh merebahkan tubuh orang beriman tersebut,

dan memerintahkan untuk mengupas kulit dan memukuli punggung dan

perutnya. Lalu Dajjal bertanya, "Apakah engkau masih tidak mempercayai

kami?" Dia menjawab, "Engkau adalah Dajjal si pendusta. Kemudian

diperintahkan supaya (mukmin tersebut) digergaji dari atas kepalanya hingga

kakinya menjadi dua bagian, lalu Dajjal tersebut berjalan ditengah dua

bagian badan yang telah tebelah dua.



Kemudian Dajjal memerintahkan kepadanya, "Bangunlah!" maka bangunlah

dan tegaklah dia. Kemudian Dajjal bertanya lagi, "Apakah kamu masih

belum percaya kepadaku?" dia menjawab, "Tidak berkurang pengetahuanku

tentang kamu, bahkan bertambah yakin." Kemudian orang beriman tersebut

berkata, "Wahai sekalian orang, dia (Dajjal) tidak dapat berbuat demikian

lagi kepada seorangpun (membunuh kembali mukmin tersebut).



Maka dia (Dajjal) berusaha untuk membunuh kembali orang beriman

tersebut. Tetapi Allah telah meletakkan diantara lehernya dan bagian

belakang orang itu sebuah tembaga, hingga tidak mampu disembelih.

(karenanya) kemudian dipeganglah tangan dan kaki orang (mukmin)

tersebut lalu dilemparkannya. Mereka menyangka ia dilemparkan ke dalam

neraka, padahal ia dilemparkan ke surga. Itulah manusia yang paling besar

kesaksiannya (mati syahid) di sisi Tuhan Rabbul 'Alamin.



Kemudian kaum muslimin lari kegunung Dukhan di Syam, lalu (Dajjal)

datang kepada mereka dan mengepungnya. Kepungan itu sangat hebat dan

sangat membuat mereka lelah.





Isa turun!



Ketika keadaan mereka seperti demikian keadaannya (genting), tiba-tiba

terdengar suara panggilan dari sudut bukit, "Wahai sekalian manusia, aku

mendatangkan untuk kalian pertolongan.

Lalu sebagian mereka berkata kepada sebagian yang lain, "Sesungguhnya

suara ini adalah suara laki-laki yang tidak pernah kelaparan."



Ibnu Maryam akan turun kepada umatnya (umat muhammad) diwaktu antara

adzan dan iqomah. Ia turun di menara putih di timur Damaskus antara dua

tempat. Ia menyandarkan kedua punggungnya pada sayap-sayap dua

malaikat.



Lalu turunlah (hadirlah) Isa ibnu Maryam ketika shalat shubuh, dan

pemimpin (imam) mereka berkata kepadanya (Isa): "semoga Allah memberi

ketenangan; silahkan (Nabi Isa) maju untuk memipin shalat!" Lalu dia (Nabi

Isa) berkata: "Ummat ini adalah pemimpin (bagi) sebagian mereka kepada

yang lainnya!" Lalu pemimpin (Imam) mereka maju dan memimpin shalat.



Setalah menyelesaikan shalatnya, Isa mulai berperang, dan dia pergi kearah

Dajjal. Ketika ia (Dajjal) melihatnya (melihat Isa), dia (Dajjal) merasa

ketakutan (kemudian meleleh) sebagaimana timah meleleh, lalu dia (Isa)

meletakkan antara dua dadanya (Dajjal), lalu membunuhnya, dan dia (Isa)

juga memerangi para pengikut-pengikutnya. Pada saat itu tidak ada sesuatu



yang dapat melindungi salah satu diantara mereka (pengikut Dajjal), sampai

pohon akan berkata kepadanya: "Wahai orang beriman, ini orang kafir

(bersembunyi)!" dan batu juga berkata: Wahai orang beriman, ini orang

kafir!"



Kemudian nabi Isa a.s. menetap di bumi selama 40 tahun sebagai pemimpin

yang adil dan penengah yang jujur.



Sabda Nabi s.a.w.:

"Tidak ada antaraku dengannya (Isa) seorang nabi, dan sesungguhnya dia

akan turun. Jika kalian melihatnya maka percayailah, seorang laki-laki yang

kulitnya antara merah dan putih, pertengahan antara kedua warna tersebut,

seakan-akan kepalanya basah sekalipun tidak dikenai air.

Maka dia memerangi manusia demi islam, dia menghancurkan salib,

menbunuh babi, membebaskan pajak, dan Allah menghancurkan pada

zamannya itu semua agama kecuali Islam. Dia (Allah pada zaman itu)

membinasakan si pembohong (Dajjal) (sehingga akhirnya penduduk di muka

bumi ini merasa aman, sampai unta hitam bersusuhan dengan unta, singa

dengan sapi, serigala dengan kambing, anak kecil bermain dengan ular tapi

tidak membahayakannya.)

Nabi Isa a.s. menetap di bumi selama 40 tahun sebagai pemimpin yang adil

dan penengah yang jujur, kemudian dia wafat, maka orang-orang beriman

menshalatkannya.

! ! !MENGERIKAN SEKALI YAHHH ! ! !
Semoga menambah kepercayaan kita, Aminn ! :D

Sumber : Link Lama

Protected By : DMCA.com MyFreeCopyright.com Registered & Protected
UU Nomor 19 Tahun 2002 [ UU Hak Cipta ]

Anda tertarik dengan artikel ini? Bila Anda ingin me-Copy artikel ini,
Silahkan besertakan sumber dengan menaruh alamat berikut ke dalam artikel :


Loading...
Lihat semua Artikel disini | Site Map | Submit artikel ini ke LintasBerita.com
Yang mungkin Anda cari :

Poskan Komentar | Kembali Ke Artikel | Kembali Ke Atas ↑

Baca dulu!!!
[ Blog NoFollow ] Anda bisa bebas berkomentar, entah itu komentar baik atau jelek. Karena kotak komentar ini tidak saya pasang moderasi, jadi jika Anda berkomentar, saya tidak membaca komentar Anda, dan komentar Anda langsung muncul tanpa sepengatahuan saya.
[ Maaf saya tidak membaca komentar Anda ] Selamat berkomentar ria :

4 komentar :

Manchester United Tech mengatakan...

ngeri jg nih dajjal

ngeblog mengatakan...

Munculnya kapan Dajjal, masih sebuah misteri

Damar mengatakan...

Kita hanya bisa menunggu takdir . .

khidir mengatakan...

wah medeni iki


Update Artikel di Akun Anda

Fans Page (New Widget)

Penayangan Halaman

Versi web | Lihat versi ponsel
© Copyright 2011 - CentralArtikel.com | Design By Lutfi Setiyawan | Official published in 20 Mei 2010 | Best view in Google Chrome